Dongkrak MICE, Kemenpar Dukung Rakernas Asperapi di Balikpapan

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan mendukung perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) 2017 yang akan dilaksanakan di Hotel Hakaya Plaza Balikpapan, Pulau Derawan, Kalimantan Timur tanggal 16 hingga 19 Februari 2017, mendatang. 

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengatakan, ini adalah sinergi Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perdagangan dan Asperapi. 

”Namun demikian perlu adanya peningkatan keberpihakan pada Industri MICE khususnya Pameran dari instansi-instansi lainnya agar Industri Pameran Nasional berkembang pesat seperti di negara-negara lainnya. Ini harus kita lakukan bersamaan dan sinergi,” ujar Esthy. 

Esthy menambahkan, dengan dukungan tersebut, bisa mendorong tumbuhnya pariwisata dari program MICE – Meetings, Incentives, Conferences, dan Exhibitions. Kata Esthy, Menteri Pariwisata Arief Yahya mentargetkan MICE bisa naik 10 persen di tahun 2019. 

Wanita berhijab itu berharap Rakernas Asperapi ini bisa menjadikan Indonesia sebagai destinasi MICE unggulan yang berdaya saing global itu terealisasi. "Tentu setiap pameran juga dikombinsikan dengan destinasi wisata yang ada di tempat tersebut. Ada tiga poin yang harus dilaksanakan dengan segera agar MICE makin meningkat. Yakni produk harus bagus, top ten originasi dengan mendata mana saja yang berpotensi dan kita harus menjadi pemenang bidding dan menjadi tuan rumah,” ujar Esthy. Untuk pemilihan Balikpapan, Kemenpar juga memberikan apresiasi kepada Asperapi. 

Kata Esthy, Kalimantan Timur (Kaltim) juga memiliki potensi MICE yang perlu dioptimalkan, sesuai dengan Tema yang diangkat Asperapi yakni Membangun Kemitraan dalam Menggali Potensi MICE di Indonesia Timur. 

”Kalimantan Timur memiliki banyak potensi di dalam sektor Pariwisata. Pengembangan kepariwisataan berkaitan erat dengan pelestarian nilai-nilai kepribadian dan pengembangan budaya bangsa, dengan memanfaatkan potensi keindahan dan kekayaan alam KalimantanTimur. Ini harus berdampak kepada Pariwisata Indonesia,” ujarnya. 

Hal senada diungkapkan Ketua Umum DPP Asperapi Effi Setiabudi. Dia memberikan gambaran situasi terkini dari dunia Industri MICE dan khususnya Pameran agar para Anggota ASPERAPI terus mendapatkan informasi yang up to date sehingga dapat segera memanfaatkan peluang dan potensi yang ada dan yang terkait dengan pariwisata. 

”Pemanfaatan disini bukan berarti merubah secara total, tetapi lebih berarti mengelola, memanfaatkan dan melestarikan setiap potensi yang ada, dimana potensi tersebut dirangkaikan menjadi satu daya tarik Wisata dan Pameran menjadi bagian di dalamnya,”ujar Effi. 

Lebih lanjut Effi menambahkan, untuk Kaltim, memiliki Convention Hall Samarinda yang berlokasi di Kompleks Stadion Madya Sempaja, Samarinda dengan Luas Lahan 3,4 hektar, Luas Lantai Total 26.453 m2, Jumlah lantai 4 lantai, Kapasitas Bangunan gedung Convention hall 4000 m2 dan Plenary kapasitas 5.000.orang. 

Rakernas ini rencananya akan dihadiri oleh Dewan Pengurus Pusat, 13 Dewan Pengurus Daerah dan 1 Dewan Pengurus Cabang yang membawahi lebih dari 616 perusahaan industri Pameran di seluruh Indonesia. Dari data saat ini jumlah perusahaan terbanyak berada di Jakarta sejumlah 264 perusahaan, diikuti oleh Jawa Barat 151 perusahaan dan selebihnya tersebar di 11 Provinsi termasuk Kalimantan Timur yang baru bergabung tahun 2011. 

Selama Tahun 2016 telah terselenggara 354 pameran baik berskala Internasional maupun Lokal di Indonesia dan rencana di tahun 2017 ini telah tercatat sejumlah 310 Pameran yang tentunya akan bertambah jumlahnya sampai akhir tahun nanti. Biasanya peningkatan jumlah pameran dipicu oleh stabilitas ekonomi dalam negeri dan mulai maraknya pemain besar asing yang mulai masuk ke Indonesia. 

”Poinnya nanti para peserta akan berkumpul dan berdiskusi untuk memajukan Industri Pameran Nasional dimulai dengan Panel Dikusi tentang Potensi Kalimantan Timur sebagai Destinasi MICE,” jelas Affi.(*) 

Editor : Cholis Faizi